|
Ditulis oleh Puthut EA
|
|
Kamis, 11 Februari 2010 16:20 |
|

Catatan Tentang Proses Ini
Beberapa bulan yang lalu, saya diberi kesempatan untuk merespons karya seni Jumaldi Alfi. Jika sebelumnya, saya lebih sering menulis proses kreatif para perupa, maka pada kali ini, saya merespons karya-karya tersebut dengan karya seni lain: prosa. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri, sekaligus kehormatan bagi saya untuk menafsir karya, dan kemudian membuat hasil tafsiran saya itu ke bentu prosa. Sebuah proses yang sangat mengasyikkan. Sebetulnya proses ini terjadi bersamaan dengan karya Andy Dewantoro, sebab hasil respons saya dipakai untuk katalog pameran Andy dan Alfi dengan tajuk “Two Sides of Solitudes”. Tetapi atas berbagai pertimbangan, salah satunya adalah ruang, yang saya munculkan di situsweb ini adalah tafsir saya atas karya-karya Alfi dalam bentuk prosa. Kepada Alfi, Andy dan Pak Hermanto Soerjanto, saya ucapkan terimakasih banyak.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis oleh Puthut EA
|
|
Selasa, 09 Februari 2010 15:45 |
Untuk Komunitas Ininnawa
Makassar, begitu kata salah satu teman saya, adalah gambar yang buruk di dalam bingkai yang bagus. Perumpamaan yang menurut saya ada benarnya. Kalau seseorang hanya berada di Makassar saja, tanpa pernah melewatkan waktu keluar dari gambar itu menuju lanskap yang membingkainya, maka mungkin hanya akan ada hal ini: panas, berdebu, tatakota yang payah, drainase yang buruk, banjir jika musim penghujan, dan jangan lupa banyak sekali nyamuknya!
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 09 Februari 2010 16:20 |
|
Selengkapnya...
|
|
Percakapan di Meja Panjang Ketika Hari Hujan |
|
Ditulis oleh Puthut EA
|
|
Jumat, 24 Juli 2009 17:58 |
|
“Lukisan itu bukan penisilin...”
Ketika mengucapkan kalimat itu, nada suara Agus Suwage terdengar sinis sekaligus humoris. Ia tersenyum, sambil memasang kacamata bacanya. Kalimat itu bukan ditujukan kepada saya. Suwage hanya mengulang sebuah jawaban, ketika salah seorang kawannya bertanya tentang lukisan-lukisannya yang dianggap tidak berguna bagi masyarakat. Hubungan lukisan dengan masyarakat, begitu hasil olah pikirnya, tidak seperti penisilin pada borok.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis oleh Puthut EA
|
|
Jumat, 24 Juli 2009 16:17 |
|
Dari kelaparan, ketemu kera ganas, hingga mengayuh sampan INSIST
Seorang raja di daerah Maluku Tenggara suatu saat melihat seorang laki-laki asing yang sedang terlibat kerja dengan warganya. Raja melihat bagaimana ketekunan laki-laki itu. Rasa penasaran muncul, lalu ia bertanya pada salah seorang warga,”Siapakah laki-laki itu?” Orang yang ditanya oleh Sang Raja hanya bisa menjawab,”Ia seorang konsultan dari Jakarta. Ia mengajak supaya kita tidak memburu penyu, hiu dan lumba-lumba. Ia juga mengajak kita untuk tidak menebang pohon sembarangan.” Laki-laki yang sedang dipercakapkan itu kelak kita kenal bernama Don.
|
|
Selengkapnya...
|
|
The Temple: Sebuah Perjalanan Spiritual |
|
Ditulis oleh Puthut EA
|
|
Minggu, 12 April 2009 10:04 |
|
K
ira-kira di pertengahan tahun 2008, S Teddy D, kedatangan tiga orang tamu dari Museum Nasional Singapura. Salah seorang di antara mereka adalah Jose Tay, manajer program museum tersebut. Kedatangan mereka ke tempat Teddy atas saran Mella Jaarsma, seorang perupa dari Belanda yang telah lama bermukim di Indonesia dan merupakan salah satu pendiri Galeri Cemeti, Yogyakarta. |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis oleh Puthut EA
|
|
Minggu, 12 April 2009 09:53 |
|
S aya bukan penulis puisi dan bukan kritikus puisi. Pengetahuan saya atas puisi, boleh dibilang tidak ada. Hubungan saya dengan puisi hanya pada dua hal. Pertama, saya pernah menulis puisi, dulu. Dulu sekali (tapi siapa sih yang tidak pernah menulis puisi?) Kedua, saya masih suka menikmati puisi-puisi yang ditulis oleh orang lain, sampai saat ini. Siapapun tentu bisa paham, dengan berbekal dua hal itu, seseorang tidak cukup pantas untuk mengkritisi sebiji puisi pun. Kalau kemudian tulisan saya ikut nebeng di kitab ini, urusannya sungguh sepele saja. Para penyair yang karya mereka berada di dalam kumpulan kitab ini kebetulan berada di sebuah lembaga di mana saya pernah ikut terlibat di dalamnya.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |